Neraca Pembayaran Indonesia kuartal II-2026 mencatat defisit US$0,9 miliar, jauh lebih baik dari sebelumnya.

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk. (CBDK) akan buyback saham Rp 250 miliar untuk stabilisasi harga. Aksi ini tidak berdampak negatif pada kinerja keuangan.ekonomi keluarga

Greg Brockman dari OpenAI memperingatkan tentang ancaman keamanan siber yang meningkat akibat AI.